Permainan tradisional indonesia disukai oleh
anak-anak Jerman/ admin/
www.kemlu.go.id/berlin/Picture/2012/06-Juni/ANF/03.jpg
AKBARPITOPANG —
Tadi siang saya membuka sebuah toples yang sengaja saya gunakan untuk
menyimpan barang-barang kecil yang mudah hilang seperti peniti, jarum,
koin, kancing, dan benda-benda rawan hilang lainnya. Saya memang sudah
sengaja dan terbiasa melakukan kebiasaan ini. Karena hal itu akan sangat
memudahkan kita ketika mencari barang yang kita inginkan tanpa
kebingungan mengingat dimana letaknya.
Di dalam toples itu
kebetulan saya mau mengambil benang dan jarum. Karena saya akan menjahit
kancing baju yang lepas. Saya terlebih dulu mengeluarkan semua benda
yang ada didalam toples itu. Ketika saya mengeluarkannya saya langsung
mendapatkan barang yang saya incar. Namun ketika memasukkan benda
lainnya ke dalam toples semula, ada sebuah koin kecil disana.
Ketika diperhatikan
ternyata itu adalah koin uang 10 sen ringgit Malaysia. Pernahkah anda
melihat uang 10 sen ringgit Malaysia? Mungkin jika anda saat ini sempat
menyimpan uang logam itu coba anda balik. Waw… ternyata ada congklak
disana.
congklak yang dicetak pada mata uang
malaysia/ admin/ mnfaj.blogspot.com
Tidakkah anda
terkejut melihatnya? Bukannya congklak itu salah satu jenis permainan
tradisional dari Indonesia? Kok congklak tertera di mata uang Malaysia
ya? Hadehh.. :(
Saya lupa dari mana
uang koin itu saya dapatkan. Kalau tidak salah saya memperolehnya dari
seorang ketika di SMA dulu. Ia memberikannya padaku. Kemudian dengan
sengaja saya menyimpannya hingga detik ini. Tanpa ada maksud apapun
hanya sekedar koleksi yang kebetulan barangnya ada.
Ternyata di luar
negeri permainan tradisional Indonesia begitu dihargai. Kalau tidak
salah saya belum pernah menemukan satu pun jenis permainan tradisional
Indonesia yang dicetak pada mata uang Indonesia sendiri. Entah
pengamatan saya ini salah entah bukan saya tidak tahu pasti yang jelas
saya belum pernah menemukannya. Namun ternyata di luar negeri, di
Malaysia sana permainan tradisional Indonesia sudah lebih dulu dihargai.
Mata uang merupakan
sebuah benda vital yang bernilai. Digunakan untuk berbagai transaksi
perdagangan atau perniagaan. Keberadaan mata uang amat penting. Dengan
mencetak permainan tradisional ke dalam mata uang sebuah Negara berarti
Negara tersebut memang menghargai permainan tradisional tersebut. Bentuk
penghargaannya dengan mencetaknya ke dalam mata uang. Dengan harapan
orang-orang di seluruh dunia tahu bahwa permainan tradisional itu
merupakan warisan budaya dari Negara yang bersangkutan. Bisa dibilang
bagian dari claiming nih… :) apakah kita sadar selama ini?
Permainan tradisional
Indonesia diminati tidak hanya di Negara jiran namun juga
dinegara-negara lainnya di belahan bumi ini. Salah satunya di Jerman.
Permainan tradisional
indonesia disukai oleh anak-anak Berlin. KBRI Berlin beberapa waktu yang
lalu menggelar acara All Nations Festival 2012. Gelaran ini merupakan
acara ‘open house’ yang diikuti oleh kedutaan asing lainnya di Berlin.
Pada acara All Nation Festival ini Indonesia menghadirkan berbagai
permainan tradisional anak-anak seperti dakon atau congklak, gasing,
bola bekel dan lain lain. Anak-anak Jerman dengan penuh semangat mencoba berbagai jenis permainan tersebut.
Sekretaris III_Penerangan, Sosial dan
Budaya KBRI Berlin, Purno Widodo mengatakan anak- anak Jerman dengan
tekun bergiliran memainkan mainan tersebut, dengan bantuan dan arahan
pemandu. Mereka minta permainan tersebut bisa dibawa pulang dan
dimainkan bersama teman-teman lainnya.
Sementara itu, Dubes RI untuk Berlin Dr.
Eddy Pratomo menyampaikan bahwa acara ini merupakan salah satu acara
penting untuk memperkenalkan Indonesia dan keanekaragaman budayanya guna
semakin mendekatkan Indonesia di hati masyarakat Jerman. (kemlu.go.id)
Waw… luar biasa sekali
ya antusias anak-anak di Negara asing mempelajari permainan tradisional
indonesia. Ternyata permainan tradisional yang selama ini kita anggap
kuno lebih diminati oleh anak-anak di luar negeri. Berbeda sekali dengan
kenyataan yang ada di Indonesia sendiri. Anak-anak Indonesia lebih
tertarik pada permainan modern. Seperti game komputer, play station dan
sebagainya itu.
Kita pasti merasa
bengga ternyata permainan tradisional Indonesia sangat disukai di luar
negeri. Anak-anak disana begitu antusias memainkannya. Kita akan merasa
bangga ketika budaya dan warisan luhur dari Indonesia diminati di luar
negeri. Namun entah sadar atau tidak kita lupa ternyata di Indonesia
sendiri permainan tradisional itu semakin ditinggalkan.
Berbagai budaya
Indonesia diperkenalkan kepada masyarakat di luar negeri. Dengan alasan
berbagai hal seperti diplomasi, mempererat hubungan kerjasama,
perdagangan, forum-forum internasional dan sebagainya. Kita sibuk dan
antusian untuk memperkenalkan dan mengajarkannya pada orang asing.
Sedangkan di Indonesia sendiri terkesan dilupakan atau kurang perhatian.
Itulah yang terjadi di
Negara kita tercinta. Bangsa kita begitu latah dengan berbagai hal
terkait globalisasi dan masifnya perkembangan zaman era modern. Kita
berbondong-bondong untuk mempelajari budaya asing kemudian dengan
setengah sadar kita secara perlahan meninggalkan dan melupakan budaya
kita sendiri.
Apakah kita akan terus
lengah dengan masalah seperti itu? Apakah kita hanya bisa
mengenalkannya kepada orang luar namun kurang perhatian di negeri
sendiri?
Suatu saat bisa saja
permainan tradisional asli Indonesia itu menjadi hits di luar negeri.
Mereka menyukainya lalu melestarikannya. Lambat laun bisa saja
orang-orang dibelahan bumi lainnya menganggap bahwa permainan itu dari
Negara yang rajin melestarikannya bukan dari Indonesia. Jika hal itu
sampai terjadi, kita bisa apa? Saya yakin kita hanya bisa gigit jari
sambil mencari identitas untuk sebuah pengakuan.
Saat ini kita masih
bisa bersantai dan menganggapnya biasa. Kita memang hanya menganggapnya
hal biasa. Namun ketika orang-orang di luar sana menilainya sebuah hal
yang luar biasa baru kita sadar dan baru mencoba mennggapnya luar biasa
juga. Akankan kita mencoba menghargai ketika setelah diakui?
Melestarikan permainan
tradisional merupakan bagian dari tanggung jawab kita kepada leluhur
bangsa yang telah mewariskannya kepada kita semua. Permainan tradisional
itu banyak menyimpan hal berharga. Walaupun permainan-permainan
tradisional itu terlihat sederhana namun nilai yang tersimpan didalamnya
amatlah luar biasa.
Mengajarkan dan
mewariskannya kepada generasi muda adalah sebuah keharusan dan kewajiban
setiap warga Negara yang berkebangsaan Indonesia. Kita wajib
mengajarkannya pada anak-anak demi membendung dampak yang ditimbulkan
oleh permainan modern atau permainan digital. Pola pokir dan psikis anak
menjadi terganggu. Itulah sebabnya anak-anak kita saat ini tumbuh dan
kembangnya kadang diluar yang kita dambakan.
Permainan tradisional
itu diciptakan tidak hanya untuk anak-anak namun juga orang dewasa.
Nenek moyang kita sudah memikirkan hal itu. Dengan teknik-teknik
permainan yang mengandung banyak makna dan pelajaran berharga. Seperti
kejujuran, keadilan, kebersamaan, persahabatan, sikap menghargai,
kesabaran, toleransi, dan nilai luhur lainnya.
banyak pesan berharga yang terkandung dalam
permainan tradisional/ ilustrasi/ mezzoforte91.wordpress.com
Jika orang dewasa
juga tetap aktif memainkan permainan tradisional itu saya rasa pasti
masyarakat kita tak akan seperti saat ini. Realitas saat ini seperti
kekerasan, konflik, dan sebagainya bisa ditengkan dengan permainan
tradisional. Saya yakin akan hal itu. Karena saat memainkan permainan
tradisional itu akan mempengaruhi alam bawah sadar kita.
Ayo… mari sama-sama
kita mencoba melestarikan kembali berbagai permainan tradisional asli
Indonesia. Agar tak punah oleh perkembangan zaman. Agar tak terjadi hal
yang tak diinginkan seperti claiming dan sebagainya. Namun marilah kita
melestarikannya tanpa paksaan namun karena kecintaan kita pada permainan
tradisional itu.